Pengenalan Borland Delphi 7

Minggu, 14 November 2010

Sebelumnya saya sudah memposting aplikasi pembuat program yaitu VISUAL BASIC 6.0. kali ini saya akan memperkenalkan aplikasi pembuat program selain VISUAL BASIC 6.0 yang saya pelajari yaitu BORLAND DELPHI 7.

Saya akan membagikan secuil pengetahuan saya mulai dari pengertian sampai pengenalan jendela BORLAND DELPHI 7.

Apa itu Delphi
Delphi adalah salah satu bahasa pemrograman berbasis visual yang digunakan untuk membuat program aplikasi pada komputer (seperti Visual basic). Bahasa pemrograman yang digunakan oleh Delphi sebenarnya merupakan turunan dari bahasa pemrograman pascal, yang dahulu pada Delphi dikenal sebagai objek pascal. Bagi Anda yang telah mengenal bahasa pemrograman pascal, maka mungkin Anda tidak akan terlalu kesulitan dalam mempelajari Delphi.

Versi dari Delphi yang digunakan sebagai acuan dari DFN ini adalah Borland Delphi Versi 7, namun meskipun demikian Anda bisa menggunakan Delphi versi lainnya, karena relatif hampir sama. Penggunaan Delphi 7 bukanlah tanpa alasan ? namun Delphi 7 merupakan versi yang cukup stabil bila digunakan di Windows 98, 2000, XP, bahkan Vista dibandingkan dengan Delphi Versi lainnya. Meskipun belum ada riset tentang hal ini, namun beberapa programmer Delphi mengakuinya termasuk saya he~he.

Ngomong2 soal IDE apa sih IDE itu, adakah hubungannya dengan otak? Nggak ada ya!, jadi IDE adalah sebuah singkatan dari Integrated Development Environment yaitu sebuah lingkungan pengembangan yang terintegrasi, istilah IDE popular untuk menyebut software2 bahasa pemrograman dimana proses pengembangan programmnya mulai dari koding, designing dan debugging dilakukan pada satu framework atau pada satu aplikasi yang terintegrasi.

Mengingat dulu waktu belum jamannya IDE, untuk membuat program dengan bahasa pemrograman tertentu kita butuh beberapa tool yang berdiri sendiri, misalnya untuk editornya sendiri, untuk desain programnya sendiri dan untuk debuggingnya sendiri, jadi nggak ada kesatuan dalam satu paket, oleh karena itu untuk memudahkan pengembang program maka dibuatlah IDE.

Saya asumsikan Anda telah menginstall Borland Delphi 7 pada sistem operasi Windows Anda. Untuk menjalankan IDE Delphi, melalui menu Start | All Programs | Borland Delphi 7 | Delphi 7, maka akan muncul tampilan IDE Delphi seperti pada Gambar dibawah ini. IDE Delphi tersebut terbagi menjadi tujuh bagian utama, yaitu : Menubar, Toolbar, Component Palette, Form Designer, Code Explorer, Object Treeview dan Object Inspector
 
Tampilan IDE DELPHI 7


Menubar dan Toolbar

Menubar dan Toolbar merupakan dua bagian yang biasanya terdapat pada aplikasi-aplikasi windows lain. Fungsi dari Menubar dan Toolbar ini relatif hampir sama dengan aplikasi window lain, sehingga secara explisit tidak akan dibahas dalam buku ini, melainkan hanya menubar yang biasa digunakan dalam pembuatan program.


Component Palette

Component Palette berisi kumpulan VCL (Visual Component Library) yang berguna dalam desain aplikasi. VCL merupakan pustaka untuk komponen visual, dimana dalam component palette dilambangkan dengan ikon yang merepresentasikan komponen tersebut.

Komponen-komponen VCL pada component palette dikelompokkan ke dalam tab-tab, sesuai dengan fungsinya, dengan maksud untuk memudahkan programmer dalam memilih komponen yang diinginkannya.


Form Designer

Setiap aplikasi biasanya memiliki jendela atau background interface, yang dalam bahasa pemrograman Delphi atau bahkan dalam bahasa pemrograman lain yang berbasis visual, biasa disebut dengan Form. Form Designer berfungsi sebagai tempat untuk mendesain form untuk aplikasi yang akan kita buat, dan juga sebagai tempat untuk meletakkan komponen-komponen yang kita ambil dari component palette.

Form sendiri sebenarnya merupakan komponen di mana property-nya bisa diatur melalui object inspector layaknya komponen-komponen lain. Form bisa jadi merupakan bagian terpenting dari sebuah aplikasi, namun meskipun begitu, beberapa aplikasi ada yang tidak membutuhkan form sama sekali, seperti aplikasi untuk memonitor ketukan keyboard.



Code Explorer

Code Explorer merupakan area di mana kita menuliskan kode program, posisinya secara default terletak dibelakang form. Untuk menampilkan code explorer di depan form, Anda bisa menggunakan tombol F12 pada keyboard.

Pada code explorer tersebut, Anda akan melihat kode-kode dalam bahasa pemrograman delphi yang secara otomatis digenerate oleh Delphi, hal ini jelas akan memudahkan atau mempercepat kita dalam menulis program. Pada code explorer Delphi, ada sebuah fitur yang disebut dengan code completion. Sesuai dengan namanya, code completion berfungsi melengkapi kode yang kita tulis dalam bentuk pilihan/list dari code-code yang bisa kita gunakan, hal ini akan sangat membantu apabila kita lupa terhadap kode tertentu.

Code completion ini secara otomatis akan muncul ketika Anda menekan tombol titik pada keyboard, selain itu untuk menampilkan code completion ini, Anda juga bisa melakukannya dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + Space secara bersamaan.

Disamping code completion, code explorer pada delphi juga dilengkapi dengan hint (layer berwarna kuning yang muncul ketika mouse didekatkan pada komponen tertentu). Hint ini, muncul ketika kita menggunakan procedure atau fungsi dan menekan tombol ( pada keyboard, pada hint tersebut akan muncul nama dan tipe data dari parameter yang digunakan atau informasi lain yang diperlukan.


Object TreeView

Object TreeView adalah bagian yang berisi daftar komponen yang digunakan dalam designer. Dengan model tampilan bercabang, akan memudahkan kita dalam menunjuk komponen tertentu terutama jika aplikasi yang dibuat menggunakan banyak komponen.



Object Inspector

Object Inspector adalah bagian yang digunakan untuk memanipulasi sifat atau karakteristik dan event dari komponen yang kita gunakan dalam form designer. Jendela object inspector terbagi menjadi dua bagian tab, yaitu tab property dan tab event. Tab property digunakan untuk memanipulasi properti yang dimiliki oleh komponen tertentu, misalkan ukuran, warna dan caption dari komponen. Sedangkan Tab Event digunakan untuk menangani pemasukan kode pada kejadian tertentu dari suatu komponen, misalnya : kejadian ketika komponen button (tombol) diklik atau onClick.

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, salah satu fungsi dari object inspector ini adalah untuk mengatur property dari komponen, pengaturan tersebut tidak akan disimpan pada file unit, melainkan akan disimpan pada file form.

Share this article :

1 komentar:

Followers on Facebook

 
Copyright © 2011. Jangan Malu Menjadi Programer - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger