Apa itu Pemrograman?

Rabu, 04 Agustus 2010

Sebagian dari kita yang masih awam tentang sisi lain dari dunia komputer mungkin menganggap pemrograman komputer atau istilah kerennya programming merupakan sesuatu yang sangat sulit untuk dijangkau pemahamannya.

Bagi orang awam ataupun siswa setingkat SMP ataupun SMA, pasti menganggap suatu yang sulit dicapai untuk bisa dengan mudah memahami pemrograman ataupun melakukan pekerjaan pemrograman itu sendiri. Padahal dalam kenyataannya, pemrograman tidaklah sesulit yang dibayangkan dan bisa dipelajari oleh siapapun termasuk siswa sekolah menengah dengan tingkat kerumitan program tertentu.

Melalui tulisan-tulisan di website ini, saya akan mencoba berbagi pengalaman dan ilmu-ilmu tentang Programming itu sendiri dari mulai yang paling sederhana hingga yang paling notok dikuasai oleh penulis. sebelum itu sesuai dengan judul, Apa sih sebenarnya pemrograman itu? hal ini penting untuk difahami terlebih dahulu sebelum kita beranjak ke materi-materi yang lebih lanjut dan kompleks.

Komputer sudah merupakan barang yang tidak aneh dan mewah lagi bagi hampir sebagian kalangan tertentu. Namun, pada kenyataannya orang terkadang terkesan mereka-reka apa yang ada di dalam komputer itu sendiri, menganggap komputer sebuah alat yang cerdas dan mampu berfikir sendiri sesuai yang diperintahkan oleh yang empunya. atau bahkan diantara kita tidak tahu menahu soal dalamnya komputer itu sendiri, yang penting bisa dipakai dan berguna untuk pekerjaan sehari-hari.

Inti dasar dari adanya pemrograman komputer itu sendiri adalah pernyataan bahwa komputer atau alat elektronik apapun tidaklah mampu untuk befikir sendiri, mempunyai intusisi, perasaan dan lain-lainnya. tetapi, kita sendirilah yang membuat komputer itu menjadi sesuatu yang bisa -dalam artian- kita suruh-suruh untuk melakukan permrosesan yang kita inginkan. disinilah pemrograman ada untuk membuat si mesin itu mengerti apa yang kita perintahkan melalui sebuah bahasa pemrograman.

bahasa pemrograman sendiri merupakan suatu perintah yang kita inputkan ke mesin untuk selanjutnya diproses oleh mesin itu sendiri. jadi gampangnya sebenarnya mesin itu sendiri sudah di desain bahwa jika ada perintah ini, harus ini, perintah gitu harus gitu. oleh karena mesin komputer merupakan peralatan yang bekerja dalam kondisi digital yang hanya mengenal kondisi ON atau OFF yang selanjutnya kita definisikan dengan notasi 0 atau 1. maka perintah bahasa pemrograman (bahasa mesin) pada akhirnya haruslah berupa keadaan itu, kalau tidak ON ya OFF, atau yang selanjutnya kita definisikan 1 dan 0. berarti contohnya ya 0111 0101.

Semacam itulah bahasa pemrograman mesin yang sesungguhnya. tetapi dalam prakteknya, itu hampir tidak mungkin dilakukan atau mungkin dilakukan tetapi kerumitannya tinggi dan sulit untuk dilakukan. dari permasalahan itulah orang mulai memikirkan solusi agar memprogram mesin lebih mudah untuk dilakukan.
dari itulah muncul bermacam-macam bahasa pemrograman dengan compilernya. mulai dari assembly yang paling mendekati dengan kode mesin aslinya hingga java, c#, dan lain sebagainya. pengelompokan bahasa pemrograman itupun pada dasarnya mengikuti kedekatan dengan kode mesin aslinya. sehingga dapat kita ketahui orang mengklasifikasikan bahasa pemrograman menjadi beberapa aras antara lain:

  1. Bahasa Pemrograman aras rendah, yaitu assembly. bahasa asembly merupakan bahasa pemrograman yang paling mendekati kode mesin yang sesungguhnya, meskipun sudah dikodekan dengan berbagai kata tertentu untuk kemudahan penggunaan. meskipun sudah sangat jarang dipakai. disebut aras rendah karena paling dekat dengan kode mesin yang sebenarnya. namun tentu yang paling sulit dari pemrograman aras menengah dan tinggi.
  2. Bahasa Pemrograman aras menengah, yaitu C/C++. meski terkadang orang lebih suka menyebutnya sebagai Bahasa aras tinggi, namun pada kenyataanya bahasa C yang telah disempurnakan menjadi C++ tidak bisa disamakan dengan bahasa aras tinggi lainnya karena kemampuannya dalam pengaksesan memori secara langsung. sehingga meskipun script/codenya seperti aras tinggi namun mempunyai kemampuan seperti bahasa aras rendah. oleh sebab inilah bahasa C/C++ menjadi salah satu bahasa yang paling handal dan banyak digunakan di dunia. bahkan ada informasi beredar bahwa Windows XP dibuat dengan menggunakan bahasa ini dan tidak lagi menggunakan assembly.
  3. Bahasa Pemrograman aras tinggi, contohnya fortran, pascal, basic, dan lain sebagainya. bahasa aras tinggi lebih mudah digunakan daripada aras rendah seperti assembly karena script/kodenya mudah dipahami bahkan mendekati bahasa inggris. seperti if, for, else, dan lain sebagainya.
  4. Bahasa Pemrograman Visual, contohnya Visual Basic, Visual C++, dan lain sebagainya. meski memiliki kode yang hampir serupa dengan aras tinggi namun penambahan kata visual menandakan bahwa pembuatan user interfce atau tampilan program dapat dibuat secara langsung dengan mudah menggunakan mouse dan tidak lagi dengan kode-kode pemrograman.
Istilah lain adalah compiler, yang merupakan penerjemah dari bahasa aras rendah, menengah, tinggi ataupun visual kedalam bentuk kode biner(mesin). kode itulah yang bisa dimengerti oleh mesin komputer kita.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Followers on Facebook

 
Copyright © 2011. Jangan Malu Menjadi Programer - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger